PLN Pusertif Perkuat Edukasi Keamanan Baterai Lithium-Ion untuk Dukung Transisi Energi

JAKARTA, 13 Oktober 2026 – PT PLN (Persero) melalui Pusat Sertifikasi (Pusertif) memperkuat upaya edukasi keselamatan penggunaan baterai Lithium-Ion melalui kegiatan Sosialisasi Keamanan Baterai Lithium-Ion yang diselenggarakan bersamaan dengan peluncuran Program PLN KREASI. Inisiatif ini menjadi bagian dari upaya meningkatkan pemahaman masyarakat terhadap pentingnya keamanan komponen penyimpan energi di tengah perkembangan teknologi kelistrikan dan pemanfaatan energi bersih.

Baterai Lithium-Ion saat ini semakin banyak digunakan dalam berbagai perangkat, termasuk kendaraan listrik dan sistem penyimpanan energi. Penggunaannya turut mendukung perkembangan teknologi yang lebih efisien dan ramah lingkungan. Namun, pemilihan produk, pemakaian, serta perawatan yang tidak tepat dapat meningkatkan risiko gangguan keselamatan, seperti panas berlebih (overheating) dan korsleting.

Melalui kegiatan sosialisasi ini, PLN Pusertif berupaya memberikan pemahaman kepada masyarakat, komunitas, dan pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) mengenai langkah-langkah yang perlu diperhatikan dalam menggunakan baterai Lithium-Ion. Edukasi tersebut mencakup pentingnya memilih produk yang sesuai dengan kebutuhan, mengikuti petunjuk penggunaan, serta memperhatikan kondisi baterai selama pemakaian.

Selain edukasi kepada masyarakat, PLN Pusertif melalui Laboratorium Transisi Energi (LTE) turut menjalankan peran dalam mendukung pengujian dan standardisasi komponen kelistrikan. Fasilitas laboratorium tersebut dikembangkan untuk mendukung proses pengujian yang diperlukan dalam menilai aspek keselamatan dan kelayakan komponen penyimpan energi.

Pengujian dan standardisasi menjadi bagian penting dalam ekosistem transisi energi. Seiring meningkatnya pemanfaatan kendaraan listrik dan teknologi energi terbarukan, kualitas komponen pendukung perlu mendapatkan perhatian agar pemanfaatan teknologi dapat berjalan dengan memperhatikan aspek keselamatan.

General Manager PLN Pusertif, Dony Ocniza, menegaskan bahwa keselamatan masyarakat menjadi salah satu perhatian utama PLN Pusertif dalam menjalankan layanan sertifikasi dan pengujian kelistrikan.

Menurut Dony, perkembangan teknologi energi perlu diimbangi dengan pemahaman yang memadai mengenai cara penggunaan perangkat yang aman. Karena itu, peran PLN Pusertif tidak hanya berkaitan dengan pengujian di laboratorium, tetapi juga mencakup penyampaian informasi yang dapat membantu masyarakat memahami potensi risiko dan langkah pencegahannya.

Ia juga menekankan bahwa transisi menuju energi yang lebih bersih perlu berjalan beriringan dengan perlindungan terhadap pengguna teknologi. Dengan pemahaman yang baik, masyarakat diharapkan dapat menggunakan perangkat berbasis baterai Lithium-Ion secara lebih bijak dan memperhatikan petunjuk keselamatan yang berlaku.

Melalui Program PLN KREASI dan kegiatan sosialisasi keamanan baterai Lithium-Ion, PLN Pusertif mendorong kolaborasi dengan pemerintah, produsen lokal, akademisi, komunitas, dan masyarakat. Kolaborasi tersebut diharapkan dapat memperkuat budaya keselamatan, mendukung pengembangan teknologi dalam negeri, serta meningkatkan kepercayaan masyarakat terhadap pemanfaatan teknologi kelistrikan.

Upaya ini menjadi bagian dari dukungan PLN Pusertif terhadap transisi energi Indonesia agar tidak hanya berorientasi pada efisiensi dan keberlanjutan lingkungan, tetapi juga memperhatikan kualitas, keamanan, dan keselamatan masyarakat.

Ingin mengetahui berita dan informasi terbaru seputar sertifikasi serta perkembangan kelistrikan? Simak informasi selengkapnya di Infolistrik.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *