PLN Pusertif Kick Off Program PELITA Pancoran, Perkuat Ekosistem Ekonomi Sirkular Berbasis Masyarakat

Jakarta, 21 Agustus 2026 – PT PLN (Persero) Pusat Sertifikasi (PLN Pusertif) melaksanakan Kick Off Program TJSL PELITA Pancoran sebagai langkah nyata dalam mendorong pengelolaan lingkungan yang lebih terintegrasi sekaligus memperkuat pemberdayaan masyarakat di Kelurahan Pancoran, Jakarta Selatan.

PELITA Pancoran (Pengelolaan Lingkungan Terintegrasi & Ter-Elektrifikasi Pancoran) merupakan program pengembangan bank sampah berbasis masyarakat yang menjadi bagian dari PLN Circular Waste Initiative. Program ini dirancang untuk membangun ekosistem pengelolaan sampah yang tidak hanya berorientasi pada kebersihan lingkungan, tetapi juga mampu menciptakan nilai sosial dan ekonomi bagi masyarakat.

Pelaksanaan PELITA Pancoran berfokus pada penguatan kelembagaan, digitalisasi, serta pemanfaatan Electrifying Lifestyle dalam ekosistem ekonomi sirkular berbasis masyarakat. Pendekatan tersebut diharapkan mampu meningkatkan kapasitas pengelola bank sampah sekaligus mendorong sistem pengelolaan yang lebih tertata, adaptif, dan memberikan manfaat secara luas.

Program ini berangkat dari hasil pemetaan baseline dan observasi lapangan di wilayah Kelurahan Pancoran yang menunjukkan bahwa inisiatif pengelolaan sampah berbasis masyarakat, khususnya bank sampah, masih menghadapi sejumlah tantangan struktural maupun operasional. Kondisi tersebut menjadi dasar bagi PLN Pusertif untuk menghadirkan program yang tidak hanya memberikan dukungan sarana, tetapi juga memperkuat kapasitas dan sistem pengelolaannya.

Melalui PELITA Pancoran, masyarakat didorong untuk semakin aktif melakukan pemilahan sampah dari sumbernya serta melihat sampah sebagai sumber daya yang masih memiliki nilai. Penguatan kelembagaan dan digitalisasi juga diarahkan untuk mendukung pengelolaan bank sampah agar semakin efektif, transparan, serta mampu meningkatkan partisipasi masyarakat.

Program ini sekaligus membawa semangat ekonomi sirkular, yaitu mengembalikan material yang masih bernilai ke dalam siklus pemanfaatan sehingga dapat mengurangi timbulan sampah sekaligus menciptakan peluang ekonomi baru bagi masyarakat.

Tidak berhenti pada pengelolaan sampah, penerapan konsep Electrifying Lifestyle dalam PELITA Pancoran menjadi nilai tambah dalam mendorong pemanfaatan energi listrik pada aktivitas produktif masyarakat. Sinergi antara pengelolaan lingkungan, pemberdayaan, digitalisasi, dan elektrifikasi diharapkan dapat menciptakan ekosistem bank sampah yang semakin modern dan mandiri.

Melalui kick off ini, PLN Pusertif menegaskan komitmennya untuk menghadirkan program TJSL yang tepat sasaran, berbasis kebutuhan masyarakat, serta mampu menciptakan dampak yang terukur. Kolaborasi bersama pemerintah setempat, pengelola bank sampah, masyarakat, dan berbagai pemangku kepentingan menjadi bagian penting dalam memastikan PELITA Pancoran dapat tumbuh menjadi gerakan bersama.

Ke depan, PELITA Pancoran diharapkan tidak hanya menjadi wadah pengelolaan sampah, tetapi berkembang menjadi ekosistem pemberdayaan masyarakat yang mampu menyatukan kepedulian lingkungan, inovasi, teknologi, dan penciptaan nilai ekonomi.

Dari sampah menjadi nilai, dari kolaborasi menjadi pemberdayaan. PELITA Pancoran hadir untuk menyalakan semangat masyarakat menuju lingkungan yang lebih bersih, produktif, dan berdaya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *